//
you're reading...
Uncategorized

sukses lewat Tel-acces

Nama wirausahawan: Boy Hidayat Lubis

jenis usaha: sistem telekomunikasi

sukses lewat Tel-access

Pria kelahiran jakarta 11 juni 1970 terinspirasi dari praktek kerja di sebuah perusahaan telekomunikasi nasional ketika mahasiswa. Pada awal orde baru izin untuk mengembangkan operator telekomunikasi mulai dibuka.

Sejak saat itu boy melihatnya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan  untuk menyediakan software bagi operator-operator telekomunikasi yang baru berdiri, ide itu muncul saat ia melakukan praktik kerja di sebuah perusahaan telekomunikasi. Ketika itu perusahaan tempat ia melakukan praktek kerja membeli teknologi voice respons dari australia untuk sistem billing information, yaitu sistem untuk mengetahui tagihan telepon rumah. Saat itu ia masih mahasiswa semester VI teknik informasi di ITB menemukan banyak software yang bisa dikembangkan sendiri di indonesia.

Ia pun membuat tekad setalah praktek kerja untuk mendirikan perusahaan yang membidangi solusi untuk telekomunikasi. Untuk merealisasikannya ia mengajak tiga rekan kuliahnya. Maka, dibentuklah PT teleakses solusindo yang sekarang lebih dikenal dengan Tel-acces dan ia sekarang menjabat sebagai preskom Tel-acces. Pada awalnya investasinya hampir tidak ada karena modal yang dibutuhkan hanya skill untuk mengerjakan softwarenya.

Pada tahun 1994 banyak perusahaan telekomunikasi baru bermunculan, saat itu bob dan timnya  melihat peluang untuk memperkenalkan solusi billing dan cantact center untuk membantu konsumen, untuk layanan contact center ini nilai kontraknya US$ 100-150 per proyek.

Selain perusahaan telekomunikasi, banyak juga kalangan perbankkan, industri, dan asuransi yang menggunakan jasa layanan bob ini. Pada prinsipnya semua jenis usaha membutuhkan contact sistem. Sebab, sistem ini dirancang untuk mengelola proses bisnis antara pelanggan dan perusahaan, dimulai dengan prose suspecting, prospecting, deal, hingga after sales.

Kejelian bob dalam menangkap peluang tak berhenti disitu saja. Tingginya pemakaian SMS oleh pelanggan di tanah air dijadikan peluang untuk mengembangkan sistem Short Message Service Center (SMSC), sistem ini sangat efektif bagi operator untuk memperkenalkan layanan mereka. Begitu pula, boy memprediksi ke depan pemanfaatan teknologi ponsel akan terus berkembang, mulai dari voice, data, hingga multimedia. Ia memperkirakan, semua operator mengarah ke multimedia. Jadi, tidak hanya jasa telepon lagi, tetapi juga jasa akses internet, televisi, sampai periklanan. Untuk menangkap peluang itu Tel-accses pun menawarkan solusi mobile advertising.

Menurut boy, kunci suksenya selama ini karena pihaknya tidak overpromise kepada pelanggan. Prinsipnya, selama melakukan apa yang dijanjikan, pelanggan akan terus percaya. Ia juga selalu menanamkan semangat pada karyawannya bahwa kemajuan perusahaan tergantung pada manusia didalamnya.

 

Pendapat saya: Boy hidayat lubis adalah seorang wirausahawan yang mampu melihat dan menangkap peluang itu terbukti dari bisnis yang jalankan. Dan dengan pengalaman kerajanya boy mampu menciptakan sebuah usaha dengan keahlian yang ia miliki.

 

 

Sumber: Seputar Wirausaha

About komukblangsak

just be your self

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: